Kerja Keras yang Aman
KERJA KERAS, merupakan motto yang sering diteriakkan di kalangan anak muda saat ini. Hal ini merupakan perkembangan yang positif bagi Indonesia. Tapi seperti halnya hukum sebab dan akibat, baik dan buruk, hitam dan putih maka hal ini pun juga menimbulkan perkembangan yang mengkhawatirkan .
Mengapa demikian? Karena biasanya kalangan muda (termasuk saya) bila sudah kerja dengan keras dan penuh semangat sering kali tidak diseimbangkan dengan olah raga dan bersantai. Saya sering mengalami hal seperti ini dan juga saya sering melihat di lingkungan sekitar saya bahwa hal ini sudah umum terjadi.
Sebuah riset kesehatan menyatakan bahwa olahraga yang baik terdiri dari 20% aktivitas fisik dan 80% aktivitas psikologi atau mental. Sehingga bisa dikatakan bila kita menyadari pentingnya olahraga, mental sudah sehat sehingga fisiknya juga akan sehat dengan sendirinya.
Tapi yang ada saat ini adalah kita justru malas berolahraga karena takut kelelahan. Padahal olahraga tidak harus menghabiskan tenaga. Misalnya kita cukup jalan kaki, lari pagi atau melakukan gerakan pemanasan di pagi hari secara rutin. Yang penting adalah konsistensi kita dalam melakukannya. Dengan begitu selain menyehatkan tubuh kita juga akan mengalami pembentukan disiplin dan karakter diri.
Belum ada komentar.
Lahir di kota kecil tapi terkenal ke seluruh dunia merupakan kebanggaan tersendiri buat saya. Tiga presiden RI berkaitan dengan kota ini. Mulai dari Presiden Pertama RI Bpk. Soekarno, kemudian Ibu Megawati hingga Bpk. SBY memiliki ikatan kasih dengannya. Blitar, kota kecil di Jawa Timur menjadi saksi hari pertama saya menghirup udara dunia.


