Komentar RASIS mulai beredar
Pagi ini saya menerima komentar yang bernada RASIS pada salah satu postingan saya. Antara komentar dengan postingan saya sama sekali tidak nyambung. Saya membahas mengenai komputer tapi dia justru menjelek-jelekkan orang Jawa. Sungguh aneh sekali, dalam hati saya kata yang pertama kali terucap “Tuhan Yesus, ampuni dosa-dosa orang ini.”
Tidak ada manusia yang bisa memilih dia akan dilahirkan di daerah mana, siapa orang tuanya, lahir di suku apa. Tidak ada yang bisa. Semua adalah Tuhan yang mengatur. Tuhan mencintai semua ciptaanNya dan bila ada yang mengejek ciptaanNya berarti dia juga mengejek penciptaNya.
Ada pepatah mengatakan tidak ada sesuatu yang sempurna di dunia ini selain Tuhan. Oleh karena itulah kita sebagai ciptaan Tuhan juga harus menyadari bahwa diri kita pun tidak lepas dari segala kekurangan. Mungkin orang-orang yang suka menjelek-jelekkan suku-suku lain, ras lain, agama lain dan adas istiadat orang lain itu belum menyadari bahwa dirinya dan orang lain tersebut juga adalah ciptaan Tuhan.
Lahir di kota kecil tapi terkenal ke seluruh dunia merupakan kebanggaan tersendiri buat saya. Tiga presiden RI berkaitan dengan kota ini. Mulai dari Presiden Pertama RI Bpk. Soekarno, kemudian Ibu Megawati hingga Bpk. SBY memiliki ikatan kasih dengannya. Blitar, kota kecil di Jawa Timur menjadi saksi hari pertama saya menghirup udara dunia.



pasti orang yang iseng itu bukan turunan manusia tapi turunan mahluk aneh diluar bumi (maunya sih ngomong turunan setan,tapi kan terlalu vulgar .. wakakak) mangkanya dia iri dengan kita sebagai manusia.
Lah biarain aja lah mas.Nggak ada yang salah kok dengan orang jawa.
Jawaban :
Yah… berpikiran positif aja. Mari kita maafkan mereka.